Minggu, 14 Oktober 2012


Perbandingan atau kelebihan dari provider Telkomsel
Untuk mendapatkan koneksi internet saat ini, sangat bangat pilihan yang dapat kita pilih. Tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan pengalaman saya menggunakan beberapa provider yaitu Telkomsel dengan kartu As, IM3/Mentari, Mentari Sakti, dan terakhir Axis.
Saya menyebutkan provider dengan pengulangan yang berarti bahwa saya menggunakan fasilitas yang berbeda dari provider tersebut. Telkomsel misalnya memberikan fasilitas GPRS, Edge, 3G dan HSDPA dengan pilihan menggunakan fasilitas default melalui kartu keluaran mereka yaitu, AS dan SIMPATI untuk pra bayarnya. IM3/Mentari berbeda dengan Mentari Sakti dari segi tarif.
Hasil percobaan dengan 3 provider tersebut (berdasar mana yang terlebih dahulu dicoba) adalah sebagai berikut
  1. IM3/Mentari
    Pertama mencoba akses GPRS menggunakan kartu IM3/Mentari cukup memuaskan dengan tarif 1 rupiah per Kb. Kita mesti pintar-pintar menggunakan web browser agar hemat pulsa, yaitu dengan menonaktifkan image load dan java maupun javascript. Didukung oleh kualitas dan jangkauan jaringan yang memuaskan, kita bisa terhubung ke internet di manapun. Dengan jangkauan GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA yang semakin luas kita bisa merasakan kecepatan yang luar biasa.
  2. Telkomsel dengan kartu As/Simpati
    Jangan kaget kalau pulsa Anda tersedot begitu cepat kalau menggunakan fasilitas internet AS/Simpati karena tarifnya yang 12 Rupiah/Kb. Artinya, 12 kali lipat dari IM3/Mentari. Dan itu artinya 12 kali lebih cepat pulsa Anda habis. Dari pengalaman saat mencoba koneksi dengan kartu As. pulsa 5000 tinggal 500 rupiah hanya dengan membuka halaman Google dengan pencarian kata “bodong”. Begitu diload langsung terima sms dari 222 kalau pulsa sudah tidak mencukupi untuk melakukan koneksi data. Langsung kapok deh. Apalagi isi ulang pulsa kartu As lebih mahal dari yang lain.
  3. Mentari Sakti
    Dikira sama tarifnya dengan IM3/Mentari, ternyata tarif internetnya 5 rp/Kb. Walaupun starter packnya cuma seharga 5000 untuk pulsa 10.000. Masih lebih untuk pake IM3 yang starter packnya 8000.
  4. Telkomflash
    Fasilitan baru dari telkomsel. Bisa menggunakan kartu halo dengan bandwitdh 256, per bulan 125 ribu per bulan atau menggunakan kartu AS atau Simpati dengan memotong pulsa yang ada sesuai dengan paket yang kita pilih. Untuk 5000, mendapatkan kuota 5 M, 10000 mendapatkan kuota 10 M, 20000 mendapatkan kuota 30 M. Artinya yang termahal adalah 1 Rp/Kb. Seimbang dengan IM3/Mentari. Dengan dukungan jaringan dan jangkauan yang luas, akses internet kita tak terbatas. Apalagi kalau didukung dengan Handphone atau modem yang support 3G atau HSDPA di jaringan yang juga mendukung, kita akan mendapatkan koneksi dengan kecepatan tinggi.
  5. Axis
    Operator baru yang memberikan tarif internet termurah yaitu 0,1 Rp/Kb dengan keterbatasannya.Terbatas 10M per hari (kelebihan dihitung 1 Rp/kB), terbatas jaringannya. Untuk yang di kota-kota besar cukup menguntungkan. 10 kali lebih banyak yang bisa didapat dari provider yang lain.
Dari pengalaman di atas saya mengambil keuntungan dengan menggunakan IM3/Mentari dan Telkomflash untuk koneksi di mana saja di luar jangkauan Axis. Dan tentu saja menggunakan Axis bila jaringan telah tersedia (di kota-kota). Internet di mana saja dan kapan saja. Telkomsel layak menjadi kebanggaan milik bangsa. Kebanggaan ini dituturkan salah satu mitra Telkomsel yang telah enam tahun bermitra. Sunyoto, pemilik Polaris ACC yang menggeluti bisnis grosir aksesori HP, kartu perdana, serta pengisian pulsa di Jalan Gatot Subroto, Nomor 04, RT 01 Jambi, membuktikan keunggulan penjualan produk Telkomsel di tengah pasar seluler yang kian ketat. “Jelas Telkomsel yang tertinggi, dan selalu memberi keuntungan” ujar Sunyoto, ramah.
Selalu lebih tingginya penjualan produk Telkomsel, dibandingkan penjualan produk dari provider lainnya, selain karena jumlah pelanggan Telkomsel yang besar, jaringan terluas dan memberikan pelayanan bagi pelanggan Telkomsel, Telkomsel juga merupakan provider yang paling pertama lebih dikenal dan diingat pengguna seluler. “Telkomsel juga punya cara untuk mempertahankan pelanggannya. Sehingga jumlah pelanggan Telkomsel tetap besar,” ujar Sunyoto, yang merasa nyaman menjadi mitra Telkomsel dengan menjual produk-produk Telkomsel.
Penjualan produk Telkomsel, terutama transaksi pengisian pulsa untuk nomor Telkomsel memiliki omset penjualan hingga mencapai 80 persen dari total omset penjualan pulsa isi ulang elektrik di konternya. Sementara itu, penjualan kartu perdana Telkomsel, baik kartu Simpati maupun Kartu As, omzet penjualannya selalu lebih tinggi. “Ya, karena penjualan untuk Telkomsel lebih tinggi dari (provider) lainnya. Tentu saja, omzet dan keuntungan dengan menjual produk Telkomsel lebih untung dan paling diminati,” papar Sunyoto.
Dengan penjualan produk Telkomsel yang selalu memberikan omzet tertinggi setiap harinya secara kontinu, hal tersebut sangat menguntungkan Sunyoto. Sehingga pengembangan bisnis seluler yang dikelolanya semakin baik, dan membuatnya termotivasi untuk terus menjual dan melayani pelanggan Telkomsel terkait pengisian pulsa melalui M-Kios maupun penjualan kartu perdana Telkomsel. Berkat support atas penjualan produk Telkomsel yang selalu mencapai pada angka tertinggi. “Apalagi, tiap transaksi untuk melakukan pengisian pulsa ke nomor Telkomsel selalu lancar dan sangat kecil ada gangguan,” ujarnya.
Untuk terus menjaga kepercayaan terhadap mitra, Telkomsel selalu melakukan kunjungan. Seperti yang dilakukan Telkomsel di Polaris ACC. Bahkan, sharing mengenai promo terkini, apa yang layak diluncurkan dan akan diterima pelanggan, sering dilakukan Telkomsel saat berkunjunga. Sharing tersebut termasuk, masukan lainnya untuk kebaikan Telkomsel agar tetap memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.
Terkait keunggulan Telkomsel yang diakui oleh salah satu mitra Telkomsel tersebut menjadi penggugah agar Telkomsel tetap menjadi yang terbaik. Terutama, karena Telkomsel telah memperoleh pengakuan sebagai yang terbaik untuk kategori merek di ajang Top Brand Award, Indonesia Brand Champion Award, dan Word of Mouth Marketing Award, serta meraih predikat sebagai Indonesia’s Most Favorite Youth Brand.


Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, Telkomsel juga selalu memberikan paket promo bagi pelanggan pengguna produk Simpati, program Ngobrol Tanpa Batas dari Simapti tersebut menunjukkan bahwa Telkomsel memberikan layanan lebih kepada pelanggan. Sebab, pelanggan dapat menelpon tanpa batas dengan biaya yang sangat murah. Selain memberikan kenyamanan berkomunikasi dengan tarif yang murah. Untuk menikmati tarif hemat ini, pelanggan cukup melakukan registrasi dengan menghubungi *999*55#OK, lalu ikuti petunjuk selanjutnya. Selain itu, pelanggan juga dapat mengaktifkan dengan cara mengirim SMS dengan mengetik TM<spasi>TB kirim ke 8999.
Waktu untuk melakukan registrasi adalah mulai pukul 01.00 s/d 12.00. Setelah  mendapatkan konfirmasi tentang keberhasilan pendaftaran layanan, maka akan dilakukan  pengurangan pulsa Rp 1.500 dan pelanggan dapat menikmati nelpon berkali-kali hingga 100 menit, dengan ketentuan 98 menit ke sesama pelanggan Telkomsel dan dua menit ke seluruh operator, yang dapat digunakan mulai pukul 01.00-17.00. Tarif promo ini tidak berlaku untuk video call.
Telkomsel juga dalam memberikan kenyamanan pelanggan yang memanfaatkan layanan paket  promo  Telkomsel, telah menyiapkan jaringan berkualitas yang didukung lebih dari 44 ribu Base Transceiver Station (BTS) yang meng-cover sekitar 97 persen wilayah populasi Indonesia. Yang pasti dengan menggunakan produk Telkomsel kenyamanan dan layanan hal yang sangat di utamakan oleh operator yang paling Indonesia ini.
Internet menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang, termasuk saya :) namun, apalah daya, kecepatan internet di Negara kita amat jauh dibandingkan dengan negara lain, bukan hanya jauh kecepatan koneksinya tapi juga harga tarifnya :(

Sebagian dari kita pasti sudah berganti-ganti provider untuk melihat dan merasakan mana yang lebih baik. Saya sendiri sampai saat ini baru mencoba 4 operator saja, yaitu Smart, Indosat M2, Three, dan terakhir Telkomsel Flash.

Pada kesempatan kali ini saya hanya akan berbagi tentang Telkomsel Flash saja, mungkin next time akan saya bagikan pengalaman saya menggunakan semua operator-operator yang sudah saya sebutkan di atas.

Menggunakan Flash sejak Oktober 2010 sampai saat ini Maret 2011 berarti sekitar 5 bulan saja saya sudah berlangganan.

Pada saat pertama kali, saya ke gerai Halo untuk minta berlangganan Flash dari Halo, ternyata persyaratan saya ga memenuhi :( akhirnya ya terpaksa pake ini dulu. Saya hanya memakai kartu dari simpati kemudian menggunakan paket 30 hari, itupun karena ngikutin dari mbak-mbaknya juga. Kalau dihitung-hitung, lebih baik menggunakan kartu Simpati atau AS saja, karena perdananya juga lebih murah, hanya sekitar 5000 rupiah.

Ada 3 paket yang disediakan melalui *363# yaitu:
1. Unlimited 14 hari, kuota 100MB (setelah itu turun ke 64kbps) rp 50.000
2. Unlimited 30 hari, kuota 500MB (setelah itu turun ke 64kbps) rp 100.000


3. Unlimited 30 hari, kuota 1.5GB (setelah itu turun ke 64kbps) rp 200.000

Tolong koreksi kalau ada yang salah :)

Dari ketiga pilihan di atas, yang paling menarik adalah pilihan kedua. Pengalaman saya sendiri, 500MB itu habis hanya dalam satu malam, max 2malam. Saya gunain untuk browsing biasa sebenarnya, hanya saja tab yang dibuka selalu banyak sekali

Saya menggunakan opsi yang kedua, jadi saya membahas yang 100rb/bulan. Untuk kecepatan, yakinlah anda akan mendapatkan kecepatan super cepat pada pagi hari sampai jam 6.30an :D Sama seperti provider lainnya, kecepatan akan turun saat jam-jam sibuk, apalagi malam minggu, beuh :(

Awal-awal anda berlangganan mungkin akan sedikit tidak stabil koneksinya (modem cukup berpengaruh) tapi begitu lebih dari 3bulan saya merasakan koneksinya sangat stabil alias tetap konek tanpa putus-putus, sinyal juga selalu dapat HSDPA atau minimal pasti dapat 3G full bar (saya di daerah Kab. Bekasi).

Kelebihan menurut pribadi:
- Murah, coba bandingkan kalo ke warnet, 2500/jam x 15jam x 30 hari = 1.125.000 hehe
- Stabil, awal-awal berlangganan mungkin agak rewel.
- Cepet, pas pagi :p

Kekurangan:
- Mahal, kalo 50 ribu bisa sebulan asik.
- Buat download kadang lumayan kadang leletnya ampun naudzubillah.

sumber informasi :



Senin, 08 Oktober 2012

analisis tentang budaya korupsi melanda negara kita



Korupsi , satu kata ini memang sudah sangat cukup terkenal di seluruh dunia. Dan memang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga semua orang mungkin diseluruh dunia. Acara bergengsi di sebuah media televisi yang merupakan sebuah acara yang mendidik unutk di nonton  lalu acara ini mengangkat sebuah judul tenang korupsi merajalela di negeri kita.negara Indonesia, negara yang kaya akan sumber alam dan warisan budaya, dan sampai saat ini belum terlepas dari belenggu korupsi. Apa mungkin sudah mendarah daging ya? Fenomena korupsi ini semakin hebat saja kelihaiannya sebagai “tukang garuk yang tak kelihatan” sehingga menghambat proses pemerataan hasil pembangunan secara adil di Indonesia. Bukan hanya di negara kita saja, bahkan di negara-negara berkembang lainnya juga mengalami masalah yang sama dengan kita. Korupsi dan rombongan keturunannya (kolusi, nepotisme, dikriminasi diam-diam, sogok, suap, pemerasan dan penipuan), hingga tak ada satupun orang termasuk para politisi yang jujur dan bersih sanggup untuk memberantasnya. Padahal semua orang di dunia ini setuju jika para koruptor diberantas habis. Namun persoalannya, memang tidak bisa dihadapi dengan statemen belaka. Untuk segmen film “ kita versus korupsi “ yang di rangkup dalam 4 film pendek itu sangat bagus untuk semua kalangan di negeri kita ini. Ternyata tidak hanya dilembaga pemerintahan dari wilayah ,kabupaten yang merajalela untuk berbuat korupsi ternyata dari diri kita sendiri pun dapat berbuat hal demikian serupa ,misalkan dari hal hal terkecil seperti melebihkan uang buku yang seharusnya,membohongi diri sendiri, tidak bersikap juur terhadap orang tua dan orang lain. Itu termasuk korupsi dari hal terkecil yang kita alami. Saya sangat bangga sekali terhadap kepala sekolah SMP kanisius Jawa tengah yang menerapkan kepada siswa/siswi di sekolah nya untuk belajar dari hal terkecil untuk tidak berbuat hal – hal yang berbau korupsi dan menerapkan sikap kejujuran kepada siswa/siswi disekolahnya. Apalagi yang cukup memprihatinkan dari negara kita ini, apapun untuk mendapatkan suatu keinginan yang instan atau cepat terselesaikan secara singkat, misalnya untuk mengurus perpanjang STNK,SIM,PASPORT,dan dokumen – dokumen lain nya agar di selesaikan secara cepat budaya orang indonesia pasti akan menyongok secara pasti dan tepat.

Dalam hal ini korupsi bisa dihilangkan dengan mengembangkan sebuah budaya tandingan seperti nilai-nilai agama. Setiap agama pasti mengembangkan nilai kerja keras, tanggung jawab, rasa bersalah dan lain-lain. Nah, inilah tantangan kita bagaimana kita dapat mengajarkan dan menerapkan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat dengan cara yang lebih fresh. Sebagai contoh, kita mengusahakan nilai kerja keras dalam masyarakat. Kita berusaha berfikir bahwa kita akan lebih bahagia jika kita bisa menikamti hasil jerih payah yang merupakan buah dari kerja keras kita sendiri bagaimana caranya menanamkan kebudayaan anti korupsi. Dan setelah itu kita menularkan dan mengajak orang di sekitar kita, dengan cara halus, dan dapat meyakinkan orang di sekeliling kita, bahwa korupsi itu tidak baik, karena korupsi sama dengan mencuri yang berarti merampas hak orang lain atau mengambil sesuatu yang bukan milik kita sendiri. 

Selasa, 03 Juli 2012

contoh proposal

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
            Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun berkembang begitu cepat,sebagai contoh kecil ipad atau gadget yang sudah tidak asing lagi kita dengar di kalangan masyarakat yaitu cellular phone atau handphone, karan jaman sekarang ini hamper semua kalangan tidak mengenal batas umur, waktu, ruang dan status social baik anak – anak, remaja, orang tua, atau sekalipun pedagang dan lain – lain sudah tidak lepas lagi dari namanya teknologi tersebut, kebutuhan hidup ini pun bisa saling berhubung satu sama lain dengan sesame , bersosialisasi bahkan pratisme dan gengsi pun sudah merupakan hal yang lumrah di era zaman sekarang.
            Keinginan masyarakat dalam memilih ponsel karena masyarakat tumbuh dalam suatu lingkungan yang telah mengembangkan teknologi ponsel dengan seperangkat pemahaman dan nilai konsumen. Dengan adanya budaya didalam masyarakat Indonesia membuat pengguna ponsel semakin ramai dan banyak peminat untuk membeli. Hampir setiap orang tetap melakukan interaksi dengan orang lain yang secara langsung atau pun tidak langsung juga akan mempengaruhi minat pembeli mereka. Apalagi budaya masyarakat kita yang suka mencoba hal baru dan mengikuti tren dimanfaatkan produsen ponsel yang dengan gencar meluncurkan produk-produk baru berteknologi tinggi serta multifungsi.
            Keberadaan sebuah merek handphone didalam pikiran konsumen yang telah terpengaruh oleh aktifitas promosi yang terintergasi dan meningkatkan kesadaran merek adalah sutu keberhasilan merek handphone dalma rangka memperluas pasar.
Salah satu merek produk handphone yang sedang berkembang saat ini adalah handphone Blackberry atau biasa disebut dengan smart phone. Keberadaan handphone Blackberry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub merupakan pengejewantahan dari research In Motion ( RIM ) yang merupakan rekan utama Blackberry.
Kelebihan dan kecanggihan dalam fitur / aplikasi pada ponsel Blackberry yaitu :
1.      Push email, email yang diterima tepat waktu dan tanpa memerlukan menekan tombol apapun juga ( tanpa perlu refresh )
2.      Akses Internet tanpa batas di manapun dan kapanpun dengam biaya paket yang telah ditetapkan oleh setiap operator.
3.      Bisa menyapa teman-teman di seluruh dunia bahkan mencari teman melalui jaringan pertemanan seperti chatting via BBM ( Blackberry Messenger ) , Twitter, Facebook, dan lain-lain.
4.      Berita dan Informasi nasional maupun internasional paling baru.
5.      Dunia dalam genggaman dalam artian informasi dapat diakses menggunakan alat komunikasi yang mudah di bawa.
Banyak yang tidak mengetahui jika pada Blackberry Massenger telah disediakan beberapa emoticon yang keren dan super lucu. Jadi anda tidak perlu lagi untuk mendownload karena kita tinggal memilih salah satu dari beberapa icon atau emoticon untuk dijadikan icon animasi avatar. Awalnya emoticon tersebut tidak tampak seperti avatar, tapi ketika memilih salah satu dari beberapa emocition, dapat melihat seperti apa bentuk dari emocition ini. Untuk membuktikan bahwa icon pada avatar  telah berubah menjadi animasi emoticon anda dapat mencobanya dengan mengecek profil BBM pada smartphone Blackberry lainnya dengan cara highlight nama profil blackberry messenger pada list contac. Dalam penelitian ini akan memfokuskan pada aplikasi atau fitur terbaru pada ponsel blackberry. Berdasarkan uraian diatas maka lakukanlah suatu penelitian dengan judul “ ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP BLACKBERRY “
1.2       Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1.      Faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi kepuasan konsumen dalam membeli Ponsel Blackberry dikalangan mahasiswa Universitas Gunadarma ?
2.      Bagaimana tingkat kepuasan konsumen terhadap fitur Blackberry ?
1.3       Batasan Masalah
Batasan Masalah pada penulisan ilmiah ini, populasinya adalah konsumen pengguna Blackberry pada Universitas Gunadarma dengan jumlah responden 50 orang diambil secara random dan metode kuisioner dan diambil dari tanggal 2 s/d 4 Juni.
1.4       Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah diatas maka tujuan penelitian adalah
1.      Untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap kepuasan konsumen membel ponsel Blackberry dikalangan mahasiswa Universitas Gunadarma.
2.      Untuk mengetahui tingakt kepuasan konsumen pengguna Blackberry dikalangan mahasiswa Universitas Gunadarma.
1.5       Manfaat Penelitian
1.   Bagi pengembagan imu pengetahuan utamanya teori temtang Manajemen Pemasaran yang berkaitan dengan hubungan antara pengaruh psikologis konsumen terhadap kepuasan konsumen.
2.   Bagi perusahaan untuk memberikan masukan berkaitan dengan kebajikan perusahaan, khususnya bagian pemasar yang berhubungan dengan variable – variable atau faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen.
1.6       Hipotesis
Ho          : Konsumen pengguna ponsel Blackberry merasa tidak puas terhadap fitur yang      digunakan
Ha          : Konsumen pengguna ponsel Blackberry merasa puas terhadap fitur yang di gunakan.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Dimensi Relantionship Marketing
            Relationship marketing adalah pertumbuhan , pengembangan , pemeliharaan dalam jangka panjang yang menimbulkan hubungan biaya efektif dengan pelanggan , pemasok , karyawan dan rekan – rekan lain yang saling menguntungkan ( Tandjung, 2004 dalam ferisca & Melly.T ). Menurut Keegan & Duncan Relationship marketing is an approach to marketing with its customers that promote both the company’s longterm growth and the customer’s maximum satisfaction (Keegan, Motiarty, & Duncan), yang kurang lebih memiliki arti bahwa relationship marketing  adalah cara usaha pemasaran pada pelanggan yang meningkatkan pertumbuhan jangka panjang perusahaan dan kepuasan maksimum pelanggan. Pelanggan yang baik merupakan suatu aset di mana bila ditangani dan dilayani dengan baik akan memberikan pendapatan dan pertumbuhan jangka panjang bagi suatu badan usaha.
Relationship marketing menurut Kotler dan Armstron adalah the process of creating, maintaining and enchanging strong, value laden relationships with customers and other stockholder. yang kurang lebih memiliki arti bahwa relationship marketing adalah proses mencipta, memelihara dan mengalihkan keunggulan, muatan nilai hubungan antara pelanggan dan pemegang saham lainnya. Jadi setiap badan usaha atau perusahaan dalam melakukan hubungan dengan pelanggan sangat membutuhkan proses relationship marketing.
Strategi relationship marketing dapat dijalankan dengan baik apabila pelanggan yang dimiliki oleh perusahaan mempunyai persyaratan sebagai berikut Chan (2003):
  1. Pelanggan di masing-masing peringkat apabila mempunyai profil berbeda antara satu dengan lainnya.
  2. Pelanggan pada masing-masing peringkat apabila bisa memberi value ( nilai ) secara proporsional terhadap pelayanan yang diterimanya, perusahaan tentu lebih senang untuk melayani pelanggan istimewa yang menginginkan kecepatan pelayanan dan personalitas sebagai atribut yang diprioritaskan dibandingkan pelanggan biasa, yang lebih mementingkan harga murah.
  3. Pelanggan pada masing- masing peringkat apabila memiliki perbedaan alam pemberian respons atau tanggapan terhadap setiap penawaran perusahaan.
Tiga jalan bagaimana relantionship marketing bisa berkembang menurut Ford et al ( 2003 ) yaitu :
  1. Interaction Customer Relantionship, dimulai dari kontak pertama antara sebuah kelompok lain , dimana interaksi tersebut merupakan komunikasi dua arah.
  2. Coordinating activities , interaksi antara dua perusahaan yang berbeda membutuhkan koordinasi aktivitas yang membantu terjalinnya hubungan yang alami.
  3. Adaptations , inti utama dari bisnis yang dilakukan oleh perusahaan adalah menciptakan kepuasan bersama. Tidak ada hubungan yang dilakukan tanpa melalui adaptasi karena adaptasi dapat menciptakan kondisi yang menguntungkan.
2.1.1 Relantionship Marketing :
Menurut Tandjung ( 2004 ) empat dimensi relantionship marketing adalah :
1.      Bonding
Ketergantungan antara kedua belah pihak harus cukup kuat, sehingga hubungan keduanya dapat bertahan lama. Seorang pelanggan bila merasa tidak memiliki ketergantungan yang kuat terhadap penjual , maka kemungkinan pelanngan tersebut akan sering berganti pemasok
2.      Empahty
Seorang penjual harus memiliki kepedulian (empathy) kepada pelanggan, artinya seorang penjualan hendaknya peduli terhadap permasalahan yang dihadapai pelanggan dan memperhatikan sudut pandang pelanggan dalam mengatasi suatu masalah.
3.      Recipcity
Hubungan jangka panjang haruslah saling memberi dan menerima. Artinya, baik penjual maupun pelanggan sama-sama mendapat keuntungan. Pelanggan yang menginginkan diskon besar, tentunya harus mengimbangi dengan pembayaran tunai.
4.      Trust
Trust lebih dari sekedar believe, meskipun kedua kata tersebut memiliki arti yang hampir sama. Masing-masing pihak bila memiliki komitmen yang kuat, maka akan menciptakan rasa sangat percaya (trust) dan memperkuat hubungan.
2.1.2 Komponen Relantionship Marketing
Lima Komponen Relationship Marketing Menurut Parasuraman,Berry, dan Zeithmal :
1.      Core Service Performanca
Merupakan kemampuan yang dimilimi oleh pemasar untuk memberikan kinerja inti layanan kepada pelanggan sebagai dasar membangun hubungan jangka panjang antara organisasi dengan pelanggan. Kinerja suatu layanan sangat diharapkan pelanggan untuk memenuhi harapannya. Pelanggan yang harapannya terpenuhi melalui kinerja layanan yang diberikan perusahaan maka pelanggan akan puas dan akhirnya menjadi royal.
2.      Recognition
Perusahaan mengenal dan memperhatikan setiap kontribusi yang diberikan oleh anggota. Itulah sebabnya perusahaan hendaknya memberikan penghargaan kepada para anggota atas kontribusi positif yang diberikan anggota. Sekecil apapun kontribusi yang diberikan pelanggan kepada perusahaan hendaknya dihargai , karena hal itu merupakan apresiasi perusahaan kepada pelanggan dan sekaligus memanjakan pelanggan agar loyal kepada perusahaan.
3.      Enhancement of member interdepence
Pengembangan keterkaitan pelanggan merupakan aktivitas relationship marketing yang memfasilitasi pelanggan untuk dapat meningkatkan keterkaitan antara pelanggan dengan perusahaan, perusahaan dengan pemasok, sehingga menimbulkan pertukaran nilai bagi perusahaan. Perusahaan hendaknya dapat menarik pelanggan-pelanggan baru, baik pelanggan potensial maupun pelanggan dari perusahaan pesaing. Itulah sebabnya, perusahaan harus mempertinggi kepuasan pelanggan, agar pelanggan merasa diperhatikan, sangat dibutuhkan, yang pada akhirnya akan bersedia dengan senang hati mempromosikan usaha perusahaan kepada rekan-rekan pelanggan yang lain.
4.      Dissemination of organizational knowledge
Desiminasi (penghamburan) pengetahuan perusahaan kepada pelanggan dapat menciptakan kedekatan perusahaan dengan pelanggan maupun pemasok, sehingga dapat mensosialisasikan akan nilai, tujuan, dan budaya perusahaan. Penghamburan di sini dapat berarti perusahaan dengan senang hati memberikan pengetahuan, pengalaman, dan saran yang baik kepada setiap pelanggan atau anggota organisasi.
5.      Reliance on external member ship requirements
Kepercayaan pada keanggotaan luar yang dikehendaki perusahaan. Hal ini tentunya menuntut perusahaan untuk memberikan layanan yang terbaik kepada anggota intern terlebih dahulu, agar dapat menarik anggota lain (baru) seperti yang dikehendaki. Perusahaan hendaknya dapat memuaskan harapan para anggotanya, karena para anggota yang puas akan dengan senang hati mempromosikan usaha perusahaan kepada teman – teman nya yang lain.
2.1.3 Manfaat Relantionship Marketing
Menurut Kotler dan Amstrong suatu relationship marketing mengandung tiga manfaat, yaitu manfaat ekonomis, sosial, dan status, yang secara singkat dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.      Manfaat Ekonomis
Pendekatan pertama untuk membangun suatu hubungan nilai dengan pelanggan adalah menambah manfaat-manfaat keuangan atau ekonomis. Manfaat ekonomus dapat berupa penghematan biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan potongan-potongan khusus.
2.      Manfaat Sosial
Meskipun pendekatan dengan menambah manfaat ekonomus seperti di atas dapat membangun preferensi konsumen, namun hal ini dapat mudah ditiru oleh para pesaing satu badan usaha dengan yang lainnya hampir sama dalam pendekatannya. Sehingga dalam pendekatan ini, badan usaha kita harus berusaha meningkatkan hubungan social mereka yaitu dengan memberikan perhatian kepada para pelanggan dengan mempelajari kebutuhan dan keinginan pelanggan secara individual.
3.      Status
Pendekatan ketiga untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan adalah menambah status. Maksudnya , bahwa badan usaha memberikan pendekatan atau program yang terstruktue yang dapat menari minat konsumen untuk mau terlibat menjadi anggota kartu keanggotaan.
2.2 Definisi Jasa
Pengetian Jasa adalah semua tindakan atau kegiatan yang dapat tawarkan oleh satu pihak kepada pihak lainnya yang tidak berwujud dan tidak menyebabkan kepemilikan apapun. Beberapa hal berikut merupakan karakteristik dari jasa, yaitu intangible atau tidak terlihat. Tidak terpisahkan, antara jasa yang disediakan dengan penyedia jasa. Kemudian bervariasi, dalam hal ini adalah standar nilai dari suatu jasa terhadap pelanggan adalah berbeda-beda. Dan yang terakhir adalah mudah lenyap, karena jasa hanya ada ketika proses transaksi antara penyedia jasa dan pelanggan berlangsung. Setelah itu jasa akan hilang. Berbeda halnya dengan produk yang dapat dimiliki setelah transaksi terjadi. Kualitas jasa atau layanan merupakan tingkat kesenjangan antara harapan atau keinginan pelanggan dengan persepsi atau performansi yang telah mereka rasakan.
Sifat dan klasifikasi Jasa Penawaran jasa dibedakan dalam lima kategori, yaitu:
1.      Penawaran barang berwujud murni, contohnya adalah sabun, shampo.
2.      Penawaran barang berwujud disertai jasa, contohnya penjualan produk komputer dimana pelanggan membutuhkan instaasi atau servis komputer yang sudah dibelinya.
3.      Campuran, dimana porsi antara produk dan jasanya seimbang, contohnya adalah penawaran makan direstaurant dimana pelanggan memesan makan disertai dengan kebutuhan pelayanan yang memuaskan.
4.      Jasa Utama disertai barang tambahan, contohnya adalah perusahaan jasa travel yang menjual jasa transportasi disertai produk tambahan misalnya makanan yag disajikan dengan merek tertentu.
Selain itu jasa dapat dibedakan dalam empat kategori. pertama berbasis orang / peralatan, contohnya adalah jasa pencucian mobil yang menggunakan tenaga orang juga mesin. Kedua adalah jasa yang menghadirkan klien, dalam arti bahwa penjualan jasa tidak dapat dilakukan tanpa kehadiran klien, misalnya saja jasa cukur rambut. Ketiga adalah jasa yang memiliki porsi berbeda-beda dalam penjualannya sesuai dengan kebutuhan, contohnya adalah akan brbeda pelayanan antara dokter pribadi dan dokter umum ditinjau dari kekhususan pelayanannya. Dan yang terakhir adalah Jasa yang berbeda dalam tujuan dan kepemilikannya.
Strategi Pemasaran Perusahan Jasa salah satunya dapat dilihat dari bauran pemasaran yaitu product, price, place atau distribution dan promotion sangat membantu dalam pemasaran suatu produk. Namun dalam pemasaran jasa yang sebagian besar berhubngan langsung dengan manusia sehingga membuat perbedaan atas hasil kepuasan pelanggan. Untuk itu pemasaran jasa perlu memperhatikan unsur lainnya  yaitu people, physical evidence dan process.
Pelayanan yang baik dari penyedia jasa ( people ) akan membentuk suatu physical evidence pada pelanggan akibat process pemberian jasa yang dilakukan sangat baik. Dari physical evidence yang telah terbentuk memungkinkan untuk peningkatan jumlah pelanggan yang ingin menggunakan jasa layanan yang sama. Mengelola Mutu Jasa Terdapat suatu strategi yang dapat ditempuh dalam memenangkan persaingan dengan pesaing usaha yaitu dengan cara menyampaikan layanan yang bermutu tinggi secara konsisten dibanding para pesaing dan lebih tinggi daripada harapan pelanggan. Untuk menghindari kegagalan dalam penyampaian jasa, perlu diperhatikan kesenjangan-kesenjangan yang mungkin terjadi, diantaranya sebagai berikut :
1.      Kesenjangan terjadi antara persepsi manajemen dan spesifikasi mutu jasa.
2.      Kesenjangan terjadi antara spesifikasi mutu dengan cara penyampaian jasa.
3.      Kesenjangan terjadi antara penyampaian jasa dan komunikasi internal.
4.      Kesenjangan yang terjasi antara jasa yang dialami dengan jasa yang diharapkan ( persepsi konsumen ).
Selain kesenjangan ternyata   perubahan faktor lingkungan juga mempengaruhi perkembangan sektor jasa. antara lain adalah:konsumen, pesaing, teknologi-inovasi, globalisasi, ekonomi, pemerintah dan sosial budaya. Diantara faktor lingkungan tersebut, maka perkembangan teknologi (informasi dan komunikasi) oleh banyak kalangan dikatakan sebagai faktor lingkungan yang paling banyak mempengaruhi sektor jasa. Teknologi ini sangat membantu sektor jasa untuk mengelola bisnisnya secara efisien sesuai dengan semangat cost cutting. Selain itu meningkatnya sektor jasa juga dipicu beberapa faktor pendorong yaitu: meningkatnya tuntutan konsumen terhadap kualitas, pengurangan biaya, pelayanan jasa, konsumen internal, peningkatan produksi dan berkembangnya organisasi Nirlaba. Perkembangan sektor jasa kedepan akan menunjukkan pertumbuhan signifikan karena adanya perkembangan teknologi internet, digitalisasi dan komunikasi sehingga jarak bukan merupakan kendala karena komunikasi dan informasi dapat dijalin melalui click mouse.
2.3 Definisi Pemasaran Jasa
Jasa yang berbeda dengan good (produk) karena secara kasat mata tidak dapat dilihat menimbulkan berbagai permasalahan dalam mengembangkan strategi pemasaran. Seperti yang dikemukakan oleh Kotler bahwa jasa merupakan setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan